Follow by Email

Sabtu, 03 Maret 2012







lembaran puisiku untukmu yang mengasihiku..


Menanti

PUISI CIPTAANKU SENDIRI KU PERSEMBAHKAN UNTUK DINDA APH







Ku ingin bersama Matahari...
Dan bermain dengan Rembulan..
Menari-nari menggapai Bintang...
Dan mengejar hembusang Angin...

Ku genggam Bola Bumi...
Tuk menggapai Kutub Bumi..
Semua karena ku lelah menanti...
Cinta yg telah lama ku nanti...

Hadirlah Cintaku...
Hadir isi Jiwaku...
Hadirlah Rinduku...
Penuhi Relungku...
Kumpulan Puisi Ciptaanku Terinprirasi oleh Jhoni thefagerland



KERINDUAN

Desah nafas menderu diladam kerinduan
bak tirai kesempurnaan bahagia tanpa ada secarit dusta

berpijak dalam bahtera cinta walau terkadang air mata mewarnai setiap liku-liku jiwa

namun balutan kasih sayang bersenandungkan ketulusan

sebuah lukisan kisah nyata
raga berjauhan yang selalu tergores rindu

membentangkan samudra hati
tiada pernah mengikis rindu ini akan dirimu…

senantiasa mengalir derma kudus dari lambung kesucian

kutatap penuh gairah secercah hidupku

kuselipkan sekeping rindu buatmu belahan jiwaku

mendayu lewat rona pesona menyentuh seorang insan yang dahaga

aku adalah bentuk dari cintamu
satu kebahagiaan dalam taman impian yang selama ini terpendam dalam buaian khayalan

jadikan semua menjadi indah dalam renungan asmara yang kian bersahaja

mengalirkan tetes-tetes kasih sayang disungai kesabaran

kupasrahkan jiwaku berpasung harapan kepadamu

lepaskan jeruji kehampaan
memikat cinta ditaman surga
mengenggam serpihan hati tanpa binasa…..
 
Kumpulan Puisi Ciptaanku Terinspirasi oleh Joni thefagerland

SELAMAT JALAN CINTA

Hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri ini senyap tanpa jiwa kasih mu
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah

cinta..
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa

cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yang kelabu
meniti harapan pajar kelana

cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,

selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,
biarkan kata merangkai hati serupa
darah dibalik tirai...
Puisi Ke-11 Karya : Rais Maulana 

AKU INGIN DIA TAHU

Aku gak pernah mengerti akan takdir
kenapa ia mempertemukan kita
dan kenapa ia membuatku terluka
entah apa yang membuatku tak berhenti memikirkannya,
seseorang yang selalu membuatku nyaman,
dan sadar akan garis hidup!

Dia datang saat aku butuh sandaran,
namun dia pergi di saat aku ingin dia tinggal,
kenapa harus ada cinta, kalau harus ada yg terluka,
aku berharap hujan terus turun,
agar ia bisa menghapus tangis di pipiku
aku berharap, matahari akan
terbenam saat dia datang kembali

Andai waktu bisa terulang, aku ingin takdir tak mempertemukan kami,
entah ini cinta atau sakit, tapi inilah yang aku rasakan,
tapi aku tak peduli dengan apa yang terjadi,
di setiap hembusan nafasku,
di setiap itu pula aku selalu berdo’a untuk kebahagiaannya
Tak peduli dengan waktu yang terus berjalan,
di setiap detak jantungku, disetiap itu
pula aku selalu berdo’a untuk keselamatannya
Aku ingin dia tahu...
 
Puisi Ke-4 Karya Rais Maulana
Terindah Dariku Untukmu Sayang

Ingatkah hari pertama itu ketika AKU melihat WAJAHMU

Ingatkah hari pertama itu ketika KAMU

tersenyum padaku

Kamu melangkah kepadaku dan kemudian

KAMU berkata padaku

Bahwa AKU adalah lelaki yang KAMU impikan

Ingatkah hari pertama itu ketika KAMU

mengunjungi rumahku

Ingatkah hari pertama itu ketika KAMU

membawaku keluar

Kita mempunyai kupu-kupu walaupun KITA

berusaha untuk menyembunyikannya

Dan KITA berdua memiliki malam yang indah

Sambil berjalan KITA bergandengan tangan

Sambil berjalan KITA berbicara

Sambil berjalan KITA tertawa

Rasanya sungguh menyenangkan

Untuk menemukan kebenaran CINTA

Rabu, 29 Februari 2012

Puisi Ke- 6 Karya : Rais Maulana

Aku Telah ALPA

Termanggu diam membisu,

mencari aku di dalam aku

yang bernyawa di atas garis pemisah

yang bersuara di hujung kail berjela

aku ada

dia ada..

mereka ada

sengaja di lupa..

Terbuai,

di biarkan sewenangnya

bagaikan terlena

di simbah mentera

aku menunggu waktu

aku menerima tamu

kelibat pandang merisik

memetiktitis rona bahagia

mengisi apa yang tiada

aku rasa

dia merasa

mereka terasa

aku lupa

aku terlupa..

sungguh..

aku telah alpa

mengenal dakyah maya

diksi mimpi menjelma

bukan istilah kekal abadi

muncul berkerlip dalam pejam

namun tetap kan hilang tiba tiba..